Serap Aspirasi, Anggota MPR RI Ajak Mahasiswa & Pemuda Prabumulih Tak Anti Parpol


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Para mahasiswa dan pemuda di kota Prabumulih diimbau untuk tidak anti dengan partai politik karena partai merupakan pilar utama demokrasi konstitusional yang berfungsi sebagai jembatan resmi untuk menyalurkan aspirasi rakyat dan melahirkan kebijakan publik.

Hal itu diungkapkan Anggota MPR RI dari PDI Perjuangan, Dr H M Giri Ramanda N Kiemas SE MM dalam kegiatan menyerap aspirasi pemuda dan mahasiswa di kota Prabumulih, pada Sabtu (27/6/2026) sore.

Kegiatan dengan tema penguatan demokrasi substansi dan etika berbangsa itu digelar di Sekretariat PDI Perjuangan di Jalan Lingkar Timur Simpang empat tugu Jogja Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur. 

Hadir juga dalam kegiatan itu Anggota DPRD Prabumulih HM Rasyid SPd, Purwaka, Sekretaris PDIP Prabumulih, Akbar Sirait dan jajaran kepengurusan PDI Perjuangan kota Prabumulih.

Dalam kegiatan itu, Giri Ramanda menyampaikan jika kegiatan penyerapan aspirasi wajib dilakukan pihaknya selaku anggota MPR RI untuk mengetahui usulan, keluhan dan aspirasi dari masyarakat. Pria yang juga ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI Sumatera Selatan itu juga menanggapi berbagai isu yang menarik ditengah masyarakat mulai dari masalah Makan Bergizi Gratis (MBG), Keperasi Desa Merah Putih (KDMP), harga BBM yang naik dan berbagai persoalan lain ditengah masyarakat. 

"Dari berbagai permasalahan tersebut tentu tidak boleh para pemuda dan para mahasiswa anti partai politik, karena banyak kebijakan berasal dari partai politik yang diserap dari aspirasi masyarakat. Partai politik bisa menjadi tempat masyarakat khususnya pemuda dan mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi," katanya. 

Anggota DPR RI itu juga menjelaskan terkait penyebab nilai tukar rupiah yang terus mengalami kenaikan hingga tembus di angka Rp 18 ribu beberapa waktu lalu. "Nilai tukar rupiah naik karena banyak investor menarik investasinya dari Indonesia, kenapa mereka menarik investasi karena kondisi ekonomi indonesia yang tidak menentu dengan berbagai persoalan," katanya. 

Para mahasiswa dan pemuda yang hadir dalam kegiatan kemudian melakukan tanya jawab terkait berbagai isu baik MBG, KDMP, harga BBM yang terus naik dan menyebabkan berbagai kebutuhan pokok menjadi naik serta isu lain termasuk saat ini sedang dilakukannya sensus ekonomi oleh BPS.

Untuk diketahui, penyerapan aspirasi dilakukan Anggota MPR RI dari PDI Perjuangan, Dr H M Giri Ramanda N Kiemas SE MM ini di kota Prabumulih sudah dilakukan beberapa kali dalam tahun ini. Aspirasi-aspirasi yang diserap ini nantinya akan dibawa dan menjadi pembahasan ke tingkat yang lebih lanjut.(05)

Share:

PWI Prabumulih Resmi Kembalikan Mobil Dinas, Apresiasi Pemkot Prabumulih

 


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Ketua dan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kota Prabumulih secara resmi mengembalikan mobil dinas jenis Toyota Avanza yang selama ini dipinjamkan oleh Pemerintah Kota Prabumulih melalui Bagian Umum Sekretariat Daerah.

Pengembalian kendaraan tersebut dilakukan setelah adanya pernyataan dari Bagian Umum Sekretariat Daerah Pemkot Prabumulih yang menyebutkan adanya temuan BPK terkait aturan jika organisasi swasta tidak boleh dipinjamkan kendaraan dinas.

Proses pengambilan mobil dilakukan langsung oleh Ketua PWI Prabumulih, Ronald Atas dan jajaran kepada Bagian Umum Setda Kota Prabumulih, dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Umum, Ferdi didampingi petugas Bagian Aset, Agus serta sejumlah pegawai Bagian Umum.

Prosesi serah terima berlangsung resmi dan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima, sebagai bukti bahwa kendaraan tersebut telah kembali menjadi aset yang dikelola Pemerintah Kota Prabumulih melalui Bagian Umum.


Ketua PWI Prabumulih, Ronald Atas dalam keterangannya menegaskan bahwa kendaraan telah diserahkan kembali kepada Pemerintah Kota Prabumulih. "Dengan berbagai pertimbangan, mobil dinas tersebut sudah kami kembalikan ke Bagian Umum. Sebelumnya kami telah berkoordinasi agar kendaraan diambil langsung karena kondisinya sedang mati dan tidak dapat dioperasikan," ujar Ronald kepada wartawan, Kamis (25/6/2026).

Pada kesempatan itu, Ronald juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Prabumulih, khususnya Bagian Umum atas dukungan yang selama ini diberikan kepada PWI Prabumulih. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Bagian Umum Pemerintah Kota Prabumulih atas pinjam pakai mobil dinas yang selama ini telah membantu menunjang aktivitas organisasi PWI Prabumulih. Kini kendaraan tersebut telah kami kembalikan kepada pemerintah," ungkap Ronald.

Lebih lanjut Ronald menuturkan, pengembalian mobil dinas tersebut merupakan bentuk tanggung jawab PWI Prabumulih terhadap aset milik pemerintah daerah sekaligus mengakhiri polemik yang sempat berkembang. "Semoga sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus berlanjut," tuturnya.

Dengan ditandatanganinya berita acara serah terima, proses pengembalian kendaraan dinas dinyatakan telah selesai dan seluruh tanggung jawab atas kendaraan tersebut kembali berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota Prabumulih melalui Bagian Umum Setda.

Diberitakan sebelumnya, Bagian Umum Sekretariat Daerah Pemkot Prabumulih menyebutkan adanya temuan BPK Sumsel terkait 16 mobil dinas yang dipinjam pakaikan ke organisasi swasta. Dari temuan itu, Bagian Umum Sekretariat Daerah Pemkot Prabumulih terus melakukan tindak lanjut hingga akhirnya dari 16 mobil terdapat sebanyak 6 mobil lagi yang belum dikembalikan.(Ril/01)

Share:

Sukses Operasi Tumor Larut Malam, RSUD Muaradua Jawab Keraguan Lewat Layanan Prima

 


OKU Selatan, Merdekasumsel.com - Kabar baik datang dari Kecamatan Tiga Dihaji Kabupaten OKU Selatan Provinsi Sumatera Selatan. Nurwana, seorang warga setempat, berhasil menjalani operasi pengangkatan tumor di RSUD Muaradua. Operasi yang dipimpin oleh dr Egha SpB bersama tim medis tersebut berlangsung hingga larut malam pada Kamis (18/6/2026) dan berjalan dengan sukses.

Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan Perawat Marwiyah, atau yang akrab disapa Maya, asal Desa Kuripan 2 Kecamatan Tiga Dihaji. Maya turut mendampingi dan merawat Nurwana selama masa pemulihan di rumah sakit. Atas dedikasi tersebut, pihak keluarga menyatakan kepuasan mendalam terhadap pelayanan yang diberikan RSUD Muaradua.

"Alhamdulillah, operasi Ibu Nurwana yang dipimpin dr Egha SpB berjalan sukses. Kami sangat berterima kasih atas konsultasi dan arahan beliau di tempat praktik, hingga menyarankan tindakan bedah di RSUD Muaradua," ujar Sahrul, kakak kandung Nurwana kepada Portalsriwijaya.com.

Sahrul juga mengapresiasi seluruh perawat di Ruang Rawat Inap Rakihan Cindo serta Perawat Maya yang sigap mengarahkan pasien. "Pelayanan RSUD Muaradua sekarang sudah semakin baik, tidak seperti yang sering dibilang orang di luar sana. Sabtu pagi ini Ibu Nurwana bahkan sudah diizinkan pulang," tambahnya.


* Respons Direktur dan Komitmen Layanan Prima

Direktur RSUD Muaradua, dr Agus Arif Wijaya SpPD FINASIM turut memberikan apresiasi sekaligus menanggapi komentar negatif yang sempat berkembang di masyarakat. Menurutnya, kritik tersebut menandakan tingginya harapan warga terhadap satu-satunya rumah sakit di OKU Selatan yang melayani lebih dari 420 ribu jiwa ini.

"RSUD terus berbenah dengan menambah layanan untuk memenuhi harapan masyarakat. Kami ingin menjadi pusat rujukan yang mandiri, bermutu tinggi, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan," ujar dr Agus.

Pihak manajemen kini berfokus membenahi sarana prasarana, peralatan medis, ketersediaan obat, serta menanamkan budaya kerja 6S (Salam, Sapa, Senyum, Sentuh, Simpatik, dan Segera) kepada seluruh pegawai.


* Peningkatan Kunjungan dan Rencana Ekspansi Besar

Tingkat kepercayaan masyarakat yang melonjak tercermin dari angka keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) yang kini mencapai 80–90 persen dari total 80 tempat tidur yang tersedia. Bahkan, saat lonjakan operasi sesar (SC) dan bedah umum, BOR bisa menyentuh 100 persen sehingga sebagian pasien terpaksa dirujuk akibat keterbatasan ruangan.

Menjawab tantangan tersebut, Kemenkes tengah membangun gedung  Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). PHTC adalah program quick win presidem prabowo selain MBG, yaitu pembangunan RS berkualitas dan lainnya. Fasilitas baru ini nantinya akan menambah sekitar 70 tempat tidur rawat inap berstandar KRIS (Kamar Rawat Inap Standar) serta ruangan VIP. Selain itu, gedung baru tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas canggih seperti ruang CT Scan, Cath Lab (pemasangan cincin jantung), ruang kemoterapi, serta ruang intensif (ICU) untuk dewasa, anak, dan bayi.Komitmen pemerintah daerah ini telah dituangkan dalam Rencana Strategis (Renstra) RSUD Muaradua 2025–2029. 

Dalam lima tahun ke depan, RSUD Muaradua ditargetkan tidak hanya melayani spesialisasi dasar, tetapi juga menyediakan layanan mata, saraf, THT, jantung, kemoterapi kanker, hingga cuci darah. "Semua ini kami siapkan agar masyarakat OKU Selatan kelak tidak perlu lagi berobat jauh-jauh ke luar daerah," pungkas dr Agus. (Lipsus-RED)

Share:

Optimalkan Kerja Pendampingan dan Pelaporan, PD dan PLD Ikuti OJT dari TPP OKU Selatan Lakukan OJT

 



OKU Selatan, Merdekasumsel.com - Untuk lebih mengoptimalkan kerja pendampingan dan pelaporan pelaksanaan kegiatan Dana Desa (DD) di wilayah Kabupaten OKU Selatan, jajaran tenaga ahli (TAPM) TPP Kabupaten OKU Selatan melakukan On the Job Training (OJT) terhadap seluruh tenaga Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) se-Kabupaten OKU Selatan. 

OJT ini dibagi 6 titik yang dipusatkan di Kecamatan BPR Ranau Tengah, Pulau Beringin, Buay Rawan, Muaradua, Kisam Ilir dan Runjung Agung. OJT ini dipandu oleh PIC Pemanfaatan DD Kabupaten OKU Selatan Sri Mulyanto.

Koordinator TA Kabupaten OKU Selatan, Fery Antoni mengatakan OJT yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kinerja para pendamping desa dalam melaksanakan tugas-tugas pendampingan khususnya dalam penyajian pelaporan kegiatan dana desa berdasarkan format pelaporan yang telah ditentukan oleh Kementerian Desa.

"OJT ini kita fokuskan agar TPP bisa menyajikan pelaporan rutin setiap minggu secara berjenjang mulai dari PLD, PD hingga TA Kabupaten. Dan selanjutnya, menjadi pelaporan Kabupaten OKU Selatan," ujarnya.

Menurut Fery Antoni, melalui OJT ini diharapkan seluruh TPP OKU Selatan dapat menyusun dan menyampaikan pelaporan berjenjang secara rutin dan terupdate. Dengan seringnya dilakukan OJT ini juga diharapkan semua TPP dapat melaksanakan tugas pendampingan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) yakni mendampingi, memfasilitasi dan mengawal penyelenggaraan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. "Setiap TPP kami berharap dapat memastikan program berjalan partisipatif, transparan dan akuntabel sesuai regulasi Kementerian Desa," harapnya. (02)

Share:

Enam Santri Al-Ittifaqiah Kuripan Lulus Tes Jalur SPAN UM-PTKIN, Satu Diterima di Kairo Mesir

 


OKU Selatan, Merdekasumsel.com - Prestasi gemilang terus dicetak Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ittifaqiah Kampus Kuripan, Kecamatan Tiga Dihaji, Kabupaten OKU Selatan bagi para santri/ti. Pada wisuda dan haflah yang ke-6 ini, salah satu santri berhasil diterima untuk melanjutkan study di perguruan tinggi ke Kairo Mesir. Santri tersebut, Rafliandi Afdal bin Toni Afrizon, berasal dari Pulau Panggung, Tanggamus, Lampung.

Mudir Al-Itifaqiah Kuripan, Ilhammudin Mhum juga menyebutkan, untuk tahun ini juga enam orang santri berhasil lulus ke perguruan tinggi negeri melalui tes jalur SPAN UM-PTKIN. Keenam santri masing-masing Aldi Riansah, Jonatan, Feril Tri Ziandino, Zakia Delisa, Serli Rumaisa dan M Arif Hiyatullah. 

‘’Keenam santri ini lulus di UIN Randen Fatah Palembang dan UIN Raden Intan Lampung,’’ ujarnya pada acara Haflah dan Wisuda Santri/ti tahun ajaran 2025-2026 yang berlangsung Rabu (17/6) lalu. 

Acara haflah dan wisuda dihadiri Bupati OKU Selatan Abusama SH, Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, Mudir’Am Ponpes Al Ittifaqiah Indralaya Dr Drs Mudrik Qori Nuri serta para orang tua wali santri/ti. Kegiatan ini berlangsung cukup meriah dengan adanya berbagai macam suguhan hiburan kesenian dan kebudayaan hingga malam hari.

Lebih lanjut Ilhammudin mengatakan, jebolan Al Ittifaqiah juga telah melakukan tes di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta. ‘’Dan mudah-mudahan juga akan lulus dan kembali melanjutkan study ke perguruan tinggi. Prestasi demi prestasi yang ditorehkan para santri ini tentunya sebuah kebanggaan yang tak terhingga bagi Al Ittifaqiah,’’ jelasnya.

Terlebih lagi, jebolan Al Ittifaqiah tidak hanya masuk di berbagai perguruan tinggi. Akan tetapi berkiprah dan menjalani pendidikan menjadi Abdi Negara. ‘’Salah seorang alumni tahun sebelumnya, Rio Alfarizi, juga lulus di TNI AD dan kini masih menjalani pendidikan,’’ tambahnya.  

Berkaitan dengan Wisuda Santri/ti tahun ini, Ilhammudin juga menjelaskan, pihaknya juga telah mewisuda 65 santri Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. Tak hanya itu, pihaknya juga mewisuda 17 orang santri/ti tahfidz Al Quran mulai dari 1-15 jus. Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi para santri yang telah menghafal Al-Quran serta menjadi juara favorit tersebut, pihak Ponpes juga memberikan piala dan uang pembinaaan. 

Menurut Ilhammudin, dalam masa setahun terakhir pihaknya juga terus berupaya untuk menyempurnakan berbagai sarana dan prasarana penunjang yang ada di lingkungan ponpes. Hal ini tentunya demi untuk membuat para santri/ti agar dapat nyaman dan sehat tinggal di Ponpes sesuai dengan standar pendidikan nasional. 


Sementara itu, Bupati OKU Selatan Abusama SH pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Ponpes Al Ittifaqiah yang terus berkomitmen dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta pemahaman agama yang kuat.

‘’Pondok Pesantren memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan menjadi benteng moral bagi generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis,’’ ujarnya.

Bupati juga berharap para santri dapat menjadikan ilmu yang diperoleh dalam menempuh pendidikan di Ponpes menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi maupun mengabdi di tengah masyarakat. ‘’Semoga para santri dapat menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa dan masyarakat,’’ jelasnya.

Haflah tahun ini juga ditandai dengan pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya Ikon Al Ittifaqiah Kampus Kuripan oleh Bupati OKU Selatan Abusama SH didampingi Mudir Al Ittifaqiah dan para pejabat yang hadir.(tim)

Share: