Prabumulih, Merdekasumsel.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan Kota Prabumulih dijadwalkan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Selasa (5/5/2026) di Fave Hotel Prabumulih. Agenda ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai di tingkat daerah.
Muscab kali ini mengusung tema 'Merawat Persatuan, Meneguhkan Perjuangan Umat' dengan fokus pada konsolidasi internal dan penguatan peran partai. Salah satu agenda utama adalah penetapan formatur yang akan menentukan Ketua DPC PPP Prabumulih beserta jajaran pengurus.
Menjelang pelaksanaan, dinamika internal mulai menghangat. Sejumlah nama mencuat sebagai kandidat Ketua DPC, di antaranya Evi Susanti, Heri Gustiwan, Ahmad Riza Diswan, H Kholid, serta Afandy.
Dari sejumlah nama tersebut, dukungan kader di tingkat akar rumput disebut-sebut menguat kepada Evi Susanti. Politisi perempuan yang telah dua periode menjadi anggota DPRD itu dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas untuk memimpin partai. "Kami tidak memandang gender, yang penting kemampuan dan komitmen memajukan partai. Jika itu ada pada Ibu Evi, kami siap mendukung," ujar salah satu kader kepada wartawan, Senin (4/5/2026).
Kader lainnya juga menilai rekam jejak Evi Susanti sebagai legislator menjadi nilai tambah. "Dengan pengalaman di partai dan sebagai anggota DPRD, beliau sangat layak memimpin. Kami siap memberikan dukungan penuh," katanya.
Meski demikian, persaingan diperkirakan tetap berlangsung dinamis. Nama-nama lain yang muncul juga memiliki basis dukungan masing-masing, sehingga keputusan akhir akan ditentukan melalui mekanisme formatur dalam muscab.
Sementara itu, Sekretaris Steering Committee (SC) Muscab, H Kholid memastikan persiapan pelaksanaan muscab hampir rampung. "Persiapan sudah hampir 100 persen. Semua kebutuhan telah kami siapkan, dan pelaksanaan sesuai jadwal," ujarnya. Ia menegaskan seluruh kader yang memiliki kapasitas berpeluang menjadi Ketua DPC. "Kita serahkan sepenuhnya pada mekanisme yang ada," tambahnya.
Muscab PPP Prabumulih dinilai strategis dalam menentukan arah kebijakan partai ke depan, sekaligus mengukur soliditas internal menjelang agenda politik mendatang. Diharapkan, forum ini berjalan lancar dan demokratis serta menghasilkan kepemimpinan yang mampu memperkuat peran partai di tengah masyarakat.(BR)











.jpg)
.jpeg)

